Main Drum Lebih Gampang Dibandingkan Alat Musik Lain, Bener Ga Ya?

Halo Kawan Drummer, selamat datang di tekdung.co.id artikel kali ini saya akan membahas mengenai pernyataan dari orang-orang yang saya kenal maupun cerita dari kawan-kawan sesama drummer yang sering dipandang sebelah mata, hanya karena mereka menganggap belajar dan bermain drum itu gampang banget jika dibandingkan dengan instrument musik lainnya.

Cerita pertama dari pengalaman pribadi, salah seorang murid saya punya band yang dibimbing oleh seorang pelatih band merangkap manager. Murid saya ini bilang katanya “ Kak Ichsan, kata pelatih band saya main drum yang penting kuasai aja tempo 180 BPM, nanti pasti bisa main lagu apa pun di drum.”

Saat itu saya tersenyum (sambil dalam hati sedikit emosi, sediiiiikit aja kok hehehehe) lalu saya bilang ke murid saya “ Pelatih band lo itu pasti multi instrumentalist yang alat musik utama nya bukan drum ya???”.

Dia menjawab “ Iya kak, kalau ga salah alat musik utama nya gitar  dan piano, tapi bisa main drum juga”. Saya langsung  pasang pose meme yang terkenal itu sambil berkata “Sudah Kuduga” :D.

Mari saya jabarkan sedikit, peryataan menguasai 180 BPM lalu pasti bisa main lagu apapun di drum, menurut saya merupakan suatu pernyataan yang berbahaya dan terlalu luas makna nya serta bisa disalah artikan oleh murid saya.

180 BPM dalam nilai not apakah yang harus dikuasai?? Saya juga tidak bisa dan tidak mampu memainkan 180 BPM dengan nilai 1/32 atau 1/64, dan apakah semua style musik tidak ada yang di atas 180 BPM?? jawaban nya tentu saja banyak sekali style musik yang tempo  nya di atas 180 BPM.

Lalu apakah seseorang yang terbiasa memainkan 180 BPM, pasti bisa memainkan tempo yang lebih rendah?? saya pernah liat drummer metal yang biasa bermain double pedal/bass drumming nilai not 1/16 di tempo 180 BPM ke atas, ketika bermain di nilai not triplet tempo 120-140 BPM, langsung terlihat tidak nyaman dan cenderung kacau akurasinya.

Style musik seperti pop, rock, jazz, latin, metal dll juga memiliki cara yang berbeda di dalam memainkan nya, bermain drum tidak hanya soal seputaran hal teknis saja, tapi juga melibatkan “Rasa” atau “Feel” di dalam nya. Menurut saya tidak mungkin dengan menguasai 180 BPM misalkan sampai di not 1/32 sekalipun, lantas kita langsung bisa memainkan berbagai macam lagu dengan style/genre/aliran musik yang berbeda.

Cerita kedua adalah kawan saya sebagai drummer, diremehkan oleh personil nya sendiri, dia bilang “ San, gitaris gw masa bilang lo itu udah enak banget posisinya, main drum kan paling gampang dibandingkan alat musik melodi, emang sih gw juga susah banget bagi otak nya pas nyoba main drum, tapi kan drum ga ada chord dan scale nya ”( sekedar info drum juga ada scale yang disebut dengan rhythmic scale dan ada banyak drummer hebat yang mentuning drum nya sesuai dengan chord).

Masih banyak lagi cerita yang lainnya, tetapi cukup dua saja ya hehehe. Nah dari kedua cerita di atas adalah, kedua pihak/orang yang menganggap mudah bermain drum tersebut, yang satu tidak mendalami drum secara serius, yang kedua bahkan tidak bisa bermain drum.

Memang rata2 dari pengalaman pribadi saya ataupun dari kawan2 saya, orang2 seperti itu, lucunya tidak mendalami drum atau bahkan tidak bisa memainkannya sama sekali, tetapi dengan seenak “udel” nya mereka mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Nah kawan drummer jika suatu saat mengalami hal seperti ini, jangan langsung emosi atau merasa rendah diri, dibawa santai aja, toh juga nantinya ketika orang2 jenis ini kita suruh memainkan apa yang kita mainkan, mereka akan sadar sendiri kok hehehe.

Saya pribadi pernah belajar Recorder ( itu loh alat musik yang biasa disebut “suling sd” atau suling plastik jaman sekolah dulu hehehe), Pianika, Gitar, Cajon dan Keyboard. Dan akhirya saya memutuskan untuk belajar mendalami Drum sampai sekarang juga masih terus belajar dan belajar.

Menurut pandangan saya, tidak ada alat musik yang paling susah ataupun paling mudah untuk dimainkan, dan tidak bisa diperbandingkan, mengapa?? karena masing2 alat musik memiliki cara yang berbeda di dalam memainkannya.

Contohnya Recorder kita memainkan nya dengan meniup dan memainkan melodi nya memakai jari tangan, Gitar dengan dipetik/digenjreng (istilah resmi untuk genjreng ini apa ya? Saya tidak tahu heheehe), biola dengan menggesek senar nya, dan drum dengan dipukul memakai stick dan diinjak memakai pedal.

Kuncinya adalah ada pada diri kita sendiri, manakah alat musik yang paling kita minati, mana yang benar2 membuat kita senang dan nyaman dalam memainkannya, serta sejauh apa daya juang, keinginan, target serta kedisplinan kita di dalam mempelajari alat musik tersebut.

Ada murid atau kawan saya yang kesulitan belajar drum, dibandingkan dengan belajar gitar/alat musik lainya, ada pula yang sebaliknya, belajar drum lebih cepat perkembangannya dibandingkan belajar gitarnya/alat musik lainnya,  dan seterusnya seperti itu tergantung dari faktor kunci yang telah saya jabarkan di atas. Yang terpenting adalah jangan sampai kita memiliki sikap meremehkan suatu alat musik yang sedang dipelajari oleh orang lain, karena sikap seperti itu merupakan awal dari kesombongan yang akan menjerumuskan kita ke dalam hal2 yang negatif

 

 

Ichsan Nugraha

 

Tekdung Drum

 

Main Drum Lebih Gampang Dibandingkan Alat Musik Lain, Bener Ga Ya?

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>