5 kesalahan ini nih yang sering terjadi saat belajar drum

Halo Kawan Drummer, selamat datang di tekdung.co.id kali ini saya ingin membahas mengenai kesalahan-kesalahan yang umum nya terjadinya ketika belajar drum, langsung saya mulai ya :

  1. Kecepatan yang Utama Bukan Akurasi

Hal ini sering sekali terjadi, kita terlalu fokus untuk mengejar kecepatan terlebih dahulu. Padahal  kecepatan dan akurasi adalah 2 hal yang tidak bisa dipisahkan. Bermain cepat tetapi dibarengi dengan akurasi yang berantakan, tentunya percuma sekali, akan terdengar dan terlihat buruk, serta jika kita asal bermain cepat tanpa adanya akurasi di dalam suatu permainan musik/lagu, hal ini akan merusak lagu nya, pendengar/penonton pun tidak akan terhibur. Akurasi di sini tidak hanya tepat dan baik ketika memainkan suatu pola sticking ataupun ketukan drum, tetapi sekaligus juga memiliki tempo yang sesuai, stabil, tidak lari-lari terlalu jauh ( pada dasarnya dapat dimaklumi jika kita bermain drum misalkan di tempo 170 BPM, tetapi kita sedikit meleset tempo nya antara 171-172 BPM, hal tersebut tidak akan terlalu terasa bagi pendengar, kecuali melesetnya sampai 5 BPM ke atas, contoh dari 170 BPM meleset ke 175 BPM ke atas, tentunya akan terasa sekali perubahannya).

  1. Tidak Mau Memakai Metronome

Paling Anti dengan Metronome, ketika berlatih sticking atau suatu pattern drum, tidak mau belajar dan berlatih dengan metronome. Padahal salah satu tugas kita sebagai drummer adalah sebagai penjaga tempo dalam suatu permainan musik. Jadi berlatih dengan metronome tentunya SANGAT PENTING bagi kita yang drummer, musisi lain pun seperti gitaris, pianis dll juga berlatih dengan metronome loh.

  1. Tidak Mau Memulai Dari Tempo Yang Pelan/Lambat

Hal ini juga sering terjadi, sekalinya mau berlatih dengan metronome, tempo yang dipasang/disetel di metronome, langsung tempo yang tinggi, dengan alasan tempo lambat terasa sangat membosankan, padahal berlatih dari tempo pelan/lambat terlebih dahulu memiliki tujuan untuk memahami bentuk dari suatu pattern drum ataupun pola sticking yang sedang dipelajari, juga untuk melatih control dan akurasi pukulan atau pattern drum yang sedang dipelajari sekaligus membentuk otot tangan/kaki yang sedang dilatih agar nantinya terbiasa bermain cepat, karena ibaratnya kita harus belajar jalan dulu donk sebelum belajar berlari.

  1. Tidak Mau Belajar Nilai Not

Bermain Drum yang baik tentunya memiliki feel yang enak dan tempo yang stabil, jadi salah satu penyebab sering larinya tempo ketika bermain drum, adalah tidak paham apa itu nilai not, tidak mau belajar bagaimanakah memainkan nilai not. Padahal tempo yang stabil dikarenakan paham untuk bermain nilai not yang menyesuaikan dengan kecepatan metronome yang dipasang. Setiap ketukan drum dan fill in yang dimainkan, juga melibatkan nilai not tersebut,

  1. Cepat Bosan Dan Malas Berlatih

Inilah yang paling sering terjadi, memahami semua teknik, drum beat, fill in dan lain sebagai nya, akan menjadi percuma jika tidak pernah atau jarang dilatih kembali. Baru sebentar berlatih sudah merasa bosan, langsung pindah tema pelajaran berikutnya ( contoh baru 5 menit berlatih single stroke pada tangan, merasa bosan dan langsung berlatih double pedal yang bertahan hanya 2 menit saja, bosan lagi, pindah lagi ke linear Fill In). Lebih parah nya lagi,  sudah cepat bosan, berlatih pun hanya 3 bulan sekali pula, tetapi pengen skill drum nya selevel Dave Weckl atau drummer hebat lainnya. Bagi kawan drummer yang masih seperti itu, tapi pengen banget berkembang skill nya, mulai dicoba ya untuk melawan rasa malas dan bosan tersebut. Displin dan rutin berlatih, buat jadwal latihan yag jelas, buat konsep latihan yang jelas dan terarah jika mau berkembang skill nya, kalau perlu les drum saja supaya ada yang memberi kritik saran, memotivasi dan mengarahkan.

Nah itulah 5 kesalahan yang umumnya terjadi ketika belajar drum, semoga bisa bermanfaat dan membawa perubahan yang positif bagi kawan drummer semua.

 

 

 

Ichsan Nugraha

 

Tekdung Drum

5 kesalahan ini nih yang sering terjadi saat belajar drum

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>