5 Kesalahan Dalam Belajar Drum Part 2

Halo kawan drummer, selamat datang di tekdung.co.id kali ini saya mau membahas kembali kesalahan yang umumnya terjadi di dalam belajar drum, langsung saja kita mulai ya.

  1. Terlalu Fanatik Dengan Idola Sehingga Merendahkan Drummer Lain

Di dalam proses pembelajaran drum, memiliki favorit, panutan, idola, atau pengaruh dari drummer lain pada dasarnya adalah hal yang baik. Tetapi yang kerap kali terjadi adalah saking mengidolakan banget, pada akhirnya merendahkan drummer-drummer hebat lainnya, menganggap tidak ada yang lebih hebat/jago/handal dibandingkan dengan drummer favoritnya. Padahal setiap drummer yang handal, tentunya memiliki kelebihan dan keunikan nya masing-masing yang bisa kita pelajari ilmunya, sehingga bisa memperkaya pengetauan dan kemampuan kita di dalam belajar drum.

  1. Terlalu Sibuk Membandingkan Drummer Mana Yang Paling Hebat

Sibuk Membuka Youtube dengan mengetik kata kunci misalkan : Travis Barker vs Tre Cool atau Joey Jordison vs Chris Adler dan lain sebagainya, dan merendahkan drummer lain yang dibandingkan dengan idolanya, tapi ketika saatnya untuk berlatih drum, langsung mencari 1001 alasan untuk menunda latihan dan kembali lagi sibuk membandingkan. Sebenarnya tidak salah dan tidak masalah kok bagi saya jika kita ingin membandingkan drummer seperti itu. Tetapi yang seharusnya dilakukan adalah kita mengambil manfaat yang positif dari KEDUA drummer yang sedang kita perbandingkan. Jangan hanya terfokus pada satu drummer lalu merendahkan drummer lain yang sedang dibandingkan, seperti yang saya bilang poin 1, sesama drummer hebat/handal memiliki kelebihan dan keunikan nya masing-masing, dan tentunya jangan terlalu sibuk membandingkan saja sehingga kita lupa akan latihan drum, tidak mungkin donk dengan hanya membandingkan tanpa ada nya latihan drum, lantas skill drum akan meningkat pesat.

Advertisements
  1. Hanya Fokus Meningkatkan Speed karena Speed adalah Hal Yang Paling Hebat di Drum

Setiap kali latihan drum, hanya terfokus pada meningkatkan kecepatan tangan atau kaki. Fokus pada satu tema latihan tertentu pada dasarnya tidak salah, tetapi perlu diingat kalau bermain drum tidak hanya persoalan bermain secepat-cepatnya. Masih banyak hal yang lain yang perlu dan sama penting nya untuk dipelajari. Buatlah jadwal latihan yang jelas, bagi lah waktu untuk mempelajari hal yang lain di drum. Bermain cepat dengan akurasi yang tepat memang hal yang sulit, tetapi banyak loh hal yang sama sulit nya dengan mengejar kecepatan, seperti misalnya mempelajari berbagai macam style musik, belajar polyrhythm, belajar metric modulation, belajar linear beat dan masih banyak lagi yang lainnya.

  1. Merendahkan Style/Genre/Aliran Musik Lain

Hal ini juga cukup sering terjadi, ketika belajar drum, tentunya ada banyak faktor yang membuat kita tertarik belajar drum. Salah satunya adalah karena kita menyukai genre musik tertentu. Misalkan kita suka banget sama musik metal, tentunya ketika tertarik untuk belajar drum, sangat manusiawi kalau kita pengen nya belajar drum metal. Sangat wajar seperti itu, tetapi jangan sampai kita menganggap kalau genre musik kesukaan kita adalah yang paling hebat dan paling susah untuk dipelajari sehingga merendahkan dan menghina genre musik lain yang kita tidak tertarik untuk mempelajari. Setiap Genre musik memiliki kesulitan dan keunikannya masing-masing, justru saran saya coba lah untuk mempelajari sebanyak-banyak nya style/genre musik. Karena hal tersebut tentunya akan memperkaya ilmu dan permainan drum kita, dan kreativitas kita dipastikan akan meningkat pesat. Banyak  loh drummer hebat yang terkenal di genre musik tertentu, tetap bisa dan mampu memainkan genre musik lain, contoh nya Vinnie Colaiuta, Thomas Lang, Steve Smith, Dave Weckl, Matt Gartska, Jojo Mayer dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

  1. Cepat Puas dan Sombong

Mempelajari  suatu tema latihan tertentu sampai mencapai target yang diinginkan, membutuhkan usaha dan waktu yang tidak sebentar, kalau mau cepat bisa dan mencapai target, kita dituntut untuk displin latihan, sabar, pantang menyerah. Nah ketika kita berhasil mempelajari suatu tema latihan, misalkan sukses mempelajari berbagai macam irama latin atau berhasil melatih double pedal di tempo 200 BPM, wajar kok kalau ada kebanggaan pada diri sendiri atas kerja keras yang membuahkan hasil. Tapi jangan sampai terlalu lama larut dalam kebanggaan, karena lama kelamaan akan menimbulkan kesombongan pada diri kita sehingga kita akan merasa cepat puas. Kalau 2 hal tersebut terjadi, besar kemungkinan kita tidak akan tertarik lebih dalam lagi untuk belajar drum, karena sudah puas yang akan mengakibatkan tidak adanya peningkatan skill lebih jauh lagi. Hal yang kedua adalah ketika kesombongan semakin menjadi, besar kemungkinan kita akan berhenti latihan, merasa sudah hebat jadi tidak perlu lagi latihan donk. Akibat yang didapat adalah skill justru semakin turun tanpa disadari, kerja keras sebelumnya akan menjadi sia-sia saja.

 

 

Ichsan Nugraha

 

Tekdung Drum

Artikel Lainnya

Ikuti Kursus Online untuk Belajar Drum dengan mudah di Tekdung Drum School

Sekarang kamu tidak perlu lagi kerepotan mencari tempat les atau memanggil guru les ke rumah, karena kamu bisa belajar drum kapan saja dan di mana saja.

Ikuti kursus online belajar drum yang disediakan oleh Tekdung Drum School, mulai dari IDR 50 ribu per bulannya.

Tinggalkan Komentar

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Cari artikel

Ikuti Twitter kami

Subscribe ke channel Youtube kami

Play Video

Artikel terbaru

× Hubungi via Whatsapp