gene-hoglan-mengenai-bermain-drum

Begini kata Gene Hoglan mengenai bermain drum

Legenda Drummer Metal Glen Hoglan memiliki pepatah sendiri dalam hal belajar memainkan drum. Baca artikel berikut ini.

Gene Hoglan, seorang Session Drummer Metal yang sudah melegenda namanya di dunia drum. Sedikit membahas profil beliau, dia adalah seorang drummer yang mendapat julukan “The Atomic Clock“. Julukan tersebut bukan tanpa alasan, menurut berbagai artikel yang membahas dirinya (termasuk Wikipedia), julukan tersebut berdasarkan dari kemampuan technical skill-nya dan penjagaan temponya yang luar biasa dan memiliki akurasi yang tinggi.

Tercatat nama-nama besar dalam dunia musik metal memakai jasa seorang Gene Hoglan sebagai session drummer untuk live concert maupun sebagai studio drummer untuk sesi perekaman album. Dari Devin Townshend, Testament, Dark Angel, Fear Factory, Opeth dan masih banyak band atau musisi besar lainnya yang pernah bekerja sama dengan beliau.

Advertisements

Di dalam DVD Lesson-nya yang berjudul “Gene Hoglan : The Atomic Clock” , ada salah satu sesi yang sangat menarik perhatian saya dimana pada sesi tersebut, Gene Hoglan membahas salah satu kunci dari permainan drum. Beliau berkata bahwa bagi dirinya, bermain drum adalah 90 % Mental dan 10 % skill. Quote yang bagi saya sangat menarik itulah yang akan saya bahas dari sudut pandang saya sebagai seorang drummer yang masih dalam tahap pembelajaran.

[bctt tweet=”Gene Hoglan Quotes : Drumming = 90 % Mental- 10 % Skill ” username=”TekDungDrum”]

Jika kita langsung ‘menelan metah-mentah’ dari pernyataan tersebut, bisa jadi kita akan berpikir seperti ini: “Wah belajar drum yang supaya cepat jago dan berkembang terus permainan kita, ternyata cukup melatih satu hal saja, yang penting mental aja kuatin, skill/kemampuan yang lain sedikit saja dilatihnya”. Dalam pandangan saya, perkataan dari Gene Hoglan tersebut, memiliki makna yang mendalam yang tidak bisa langsung kita ‘telan mentah-mentah’ tanpa perlu berpikir panjang terlebih dahulu. Hal yang saya tangkap dari perkataan tersebut adalah 90 % Mental dan 10 % skill berlaku untuk seorang drummer yang memang sudah mendalami terlebih dahulu kemampuan bermain drumnya, yang mencakup hal-hal seperti Tone, Groove, Fills, Penjagaan Tempo, Koordinasi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Saya pernah mengalami suatu kejadian gagal audisi drummer, padahal sebelum audisi, saya sudah berlatih cukup keras, dimana saya sudah kulik tempo, fill in yang dipakai, syncope, Groove dan hal yang lainnya. Ketika berlatih sendiri di studio, semua lagu yang saya mainkan berjalan dengan lancar. Tetapi pada saat hari audisi, semuanya buyar hancur dalam sekejap, tempo saya berantakan, drum beat yang saya mainkan tidak ada ‘Groove’ nya dan masih banyak hal memalukan yang lainnya.

Mental menurut saya adalah suatu kekuatan yang ada dalam diri kita yang berhubungan dengan pikiran. Ketika audisi tersebut, dipastikan mental saya tidak kuat, tidak siap, kekuatan yang ada dalam diri saya, dalam pikiran saya tidak mampu menghadapi tekanan ketika audisi, dimana audisi tersebut saya langsung bermain dengan personilnya dan ditonton oleh beberapa orang.

Inilah opini saya mengenai pernyataan dari Gene Hoglan yang menyatakan drumming adalah 90 % mental 10 % skill. Selain mempelajari hal yang bersifat teknis didalam drum, faktor mental ternyata sangat berpengaruh besar ke dalam diri kita. Lancar dan bagus bermain di dalam studio, akan sangat berbeda keadaannya jika di dalam suatu audisi, sesi rekaman, ataupun di panggung. Latihlah kemampuan bermain drum sesering mungkin, dan dibarengi juga dengan memperkuat mental kita.

Sedikit tips dari saya untuk memperkuat mental :

  1. Rileks dan jangan lupa bernafas dengan teratur ketika sedang bermain drum di panggung, sesi rekaman, ataupun audisi, terkadang karena ada nya tekanan ketika manggung ataupun yang lainnya, kita lupa untuk bernafas dengan teratur dan cukup sering ketika melakukan fill in tanpa disadari kita menahan nafas kita (pengalaman pribadi penulis. Hehehe)
  1. Berlatih menggunakan dengan metronome, dan jangan menggampangkan materi lagu yang kita pelajari. Pelajarilah dengan sungguh-sungguh part-per-part.
  1. Ketika sudah menguasai materi yang dipelajari, ajaklah beberapa kawanmu untuk menyaksikan hasil latihanmu, dan anggaplah kita sedang manggung dan usahakan tidak membuat satupun kesalahan.
  1. Jika ada satu salah satu part dari materi yang memang sulit, cobalah untuk mengulang terus menerus bagian tersebut, dan ketika manggung/audisi/sesi rekaman sudah berlangsung, tetap rileks dan jangan memikirkan part tersebut terus menerus, contoh: “Wah sebentar lagi nih part polyrhythm nya harus dimainkan”, jika berpikir terus menerus seperti itu, hasil yang didapatkan adalah kesalahan dalam bermain, untuk itu tetaplah bermain dengan rileks, biarkan permainan drum kita mengalir tanpa perlu memikirkan part tersebut, Insya ALLAH semuanya akan berjalan dengan lancar.

 

Sumber :
Wikipedia
Dvd “Gene Hoglan : The Atomic Clock
Opini Penulis
pearldrum.com (gambar)

Ichsan Nugraha

[Tekdung Channel]

Artikel Lainnya

Ikuti Kursus Online untuk Belajar Drum dengan mudah di Tekdung Drum School

Sekarang kamu tidak perlu lagi kerepotan mencari tempat les atau memanggil guru les ke rumah, karena kamu bisa belajar drum kapan saja dan di mana saja.

Ikuti kursus online belajar drum yang disediakan oleh Tekdung Drum School, mulai dari IDR 50 ribu per bulannya.

Tinggalkan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi via Whatsapp