Pengen Cepat Jago Drum? Ayo Masuk sini (Bagian 2)

Halo kawan drummer, selamat datang di tekdung.co.id artikel ini merupakan bagian kedua dari pembahasan mengenai faktor kenyamanan di dalam meningkatkan skill drum.

Hal berikutnya yang saya ingin bahas adalah mengenai posisi snare drum. Seperti yang telah kita ketahui bersama, stand snare drum bisa kita ubah posisi kemiringannya, bisa miring ke depan ke arah bass drum atau sebaliknya, bisa  juga dimiringkan ke kanan ataupun ke kiri.

Sebelum memulai latihan, mengatur kemiringan posisi snare drum ini pun juga penting, karena dengan menemukan posisi kemiringan snare yang cocok dengan kita, tentunya ketika berlatih memukul snare, tangan kita pun akan terasa nyaman dan lebih mudah untuk mendapatkan akurasi pukulan snare yang baik.

Advertisements

Nah seperti yang sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya, tidak ada salahnya kawan drummer melakukan observasi atau pengamatan ke drummer lain. Saya berikan contoh, banyak drummer jazz hebat era big band, posisi snare mereka  cenderung miring ke depan ke arah bass drum. Hal ini tentunya bukan sekedar gaya-gayaan saja biar terlihat unik.

Saya pun pernah mencoba posisi snare seperti itu, dan ternyata posisi seperti itu membuat para drummer tersebut lebih NYAMAN dan MUDAH dalam memukul snare dengan memakai traditional grip, karena memang pada era tersebut banyak sekali drummer jazz yang menggunakan traditional grip, dan ketika saya mencoba dengan match grip, saya pribadi merasa kurang nyaman dan akibat yang didapatkan adalah akurasi pukulan pada snare menjadi buruk.

Hal berikutnya adalah ketinggian posisi stand pada hi hat. Saya amati berbagai macam drummer hebat memiliki ketinggian stand hi hat yang berbeda-beda. Sebagai contoh saya melihat Travis Barker men-setting stand hi hat nya dalam posisi yang cukup tinggi, sedangkan Simon Philips stand hi hat nya disetting rendah sekali. Setelah saya amati kedua drummer hebat tersebut, saya pun mencoba untuk meninggikan stand hi hat saya dan mencoba juga dalam posisi yang rendah.

Hasil yang saya dapatkan adalah untuk stand hi hat yang setinggi Travis Barker, tangan saya lebih cepat lelah ketika memukul hi hat, dan ketika saya rendahkan sekali seperti Simon Philips, saya benar-benar kesulitan memukul snare di tangan kiri, dikarenakan tangan kanan saya di hi hat sering beradu dengan tangan kiri saya.

Saya amati lagi, menurut saya kemungkinan posisi hi hat Travis Barker tersebut bertujuan untuk meminimalisir stick kanan dan kiri beradu, ketika bermain hi hat dan snare drum. Karena permainan drum om Travis sangatlah ekspresif, badannya ga bisa diam, “rusuh” banget deh, dan tentunya ketinggian hi hat tersebut merupakan selera juga dari om Travis karena beliau nyaman dan cocok bermain hi hat dengan posisi setinggi itu ( biar jelas nya bisa cek di youtube ya posisi hi hat Travis Barker).

Sedangkan untuk Simon Philips, saya amati lagi, kemungkinan beliau bermain hi hat di posisi serendah itu, memiliki tujuan untuk memudahkan dalam bermain teknik “open handed”, dimana umumnya kalau drummer memukul hi hat dengan tangan kanan dan snare di tangan kiri, teknik open handed ini melakukan hal yang sebaliknya, tangan kiri memukul hi hat, sedangkan untuk tangan kanan memukul snare, sehingga tentunya posisi hi hat serendah itu membuat NYAMAN om simon dalam memukul snare dengan teknik open handed, sehingga memudahkan beliau untuk mendapatkan akurasi pukulan snare dan hi hat yang baik.

Sekian artikel dari saya, nantikan artikel bagian ke 3 mengenai faktor kenyamanan di dalam meningkatkan skill drum kita, semoga bermanfaat ya kawan drummer.

 

Ichsan Nugraha

 

Tekdung Drum

Artikel Lainnya

Ikuti Kursus Online untuk Belajar Drum dengan mudah di Tekdung Drum School

Sekarang kamu tidak perlu lagi kerepotan mencari tempat les atau memanggil guru les ke rumah, karena kamu bisa belajar drum kapan saja dan di mana saja.

Ikuti kursus online belajar drum yang disediakan oleh Tekdung Drum School, mulai dari IDR 50 ribu per bulannya.

Tinggalkan Komentar

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Cari artikel

Ikuti Twitter kami

Subscribe ke channel Youtube kami

Play Video

Artikel terbaru

× Hubungi via Whatsapp