Pengen Fill In Yang Keren dan Beda? Masuk Sini

Halo kawan drummer selamat datang di tekdung.co.id, artikel kali ini membahas belajar fill in pada drum. Fill In memiliki pengertian suatu pola yang kita mainkan di drum set, dengan tujuan sebagai penanda perubahan suatu bagian dari lagu, misalkan dari intro ke verse, atau dari bridge ke reff, nah di situlah salah satu fungsi dari fill in ini.

Jadi ketika mau pindah bagian lagu, tugas kita sebagai drummer adalah memberikan isian atau fill in sebagai tanda berubahnya bagian tersebut. Umumnya fill in biasa memakai pola pukulan single stroke, tetapi ada juga yang memakai pola pukulan lainnya, misalkan paradiddle, double stroke, flam dan lain sebagainya. Nah jika kawan drummer sedang mengalami kebuntuan dalam membuat variasi fill in, di artikel ini saya ingin berbagi mengenai pola fill in yang bisa kawan drummer gunakan sebagai variasi.

Pola fill in ini terdiri dari R L L ( Right Left Left) atau Kanan Kiri Kiri, kanan kiri yang dimaksud disini adalah tangan kanan dan tangan kiri. Latihlah pola pukulan atau sticking ini di drum pad atau snare terlebih dahulu, nanti jika sudah terbiasa baru bisa dikembangkan lebih jauh lagi.

Advertisements

Pola pukulan R L L ini tentunya kita harus melatihnya dengan metronome. Mengapa ya? Jawabannya supaya ketika menerapkan pola pukulan ini sebagai fill in, tempo fill in nya tidak lari, meleset atau naik turun kecepatannya.

Mulailah menerepakan pola pukulan ini di tempo rendah terlebih dahulu, bisa dimulai di tempo 50-60 BPM, dan dengan memakai metronome tentunya akan lebih mudah menerapkan nilai not/subdivision yang kita inginkan.

Seperti yang sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya ( bisa cek artikel mengenai nilai not dan metronome) setiap pola yang kita mainkan di drum, pasti memiliki nilai not, dan tentunya supaya tau apakah nilai not dan tempo yang kita mainkan sudah benar, kita wajib bermain bersama metronome.

Mulai pasang metronome, misalkan di tempo 60 BPM, mainkan terlebih dahulu pola pukulan ini dengan memakai nilai not 1/4, lalu selanjutnya kita bisa memainkan nilai not lain, seperti triplet misalnya, apalagi karena pola pukulan ini terdiri dari 3 pukulan, tentunya akan lebih mudah kita terapkan ke nilai not triplet.

Jika sudah terbiasa, latihan selanjutnya adalah kita akan mainkan pola R L L ini ke dalam nilai not 1/16. Coba lah dari tempo pelan terlebih dahulu, karena umunya di awal latihan akan terasa aneh dan sulit memainkan pola 3 pukulan di dalam not 1/16  yang memiliki 4 hitungan.

Tetaplah berhitung nilai not 1/16 nya ketika menerapkannya ke dalam pola R L L ini sampai kita terbiasa, oya melatihnya tetap di snare atau drum pad dulu saja ya, harap bersabar sampai kita tebiasa memainkannya.

 

Jika sudah benar dan terbiasa memainkannya, barulah kita bisa mengembangkan pola pukulan R L L ini, seperti apa pengembangannya?? Langsung saja cek ya video tutorial dari Tekdung Drum Channel di link video berikut ini. Selamat menyaksikan dan selamat berlatih.

 

Ichsan Nugraha

 

 

Tekdung Drum

 

Artikel Lainnya

Ikuti Kursus Online untuk Belajar Drum dengan mudah di Tekdung Drum School

Sekarang kamu tidak perlu lagi kerepotan mencari tempat les atau memanggil guru les ke rumah, karena kamu bisa belajar drum kapan saja dan di mana saja.

Ikuti kursus online belajar drum yang disediakan oleh Tekdung Drum School, mulai dari IDR 50 ribu per bulannya.

Tinggalkan Komentar

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Cari artikel

Ikuti Twitter kami

Subscribe ke channel Youtube kami

Play Video

Artikel terbaru

× Hubungi via Whatsapp